Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang dinilai menguntungkan karena sifatnya sebagai pelindung nilai terhadap inflasi. Dimana nilai emas cenderung stabil, bahkan bisa meningkat dalam jangka panjang, sehingga tidak terpengaruh oleh ketidakstabilan ekonomi.
Selain itu, jual beli emas sangat mudah. Anda pun bisa menjualnya tanpa surat lantaran nilai intrinsik emas tetap ada berdasarkan berat dan kadar emas itu sendiri. Meski begitu, sangat penting untuk mengetahui resiko jual emas tanpa surat serta solusinya supaya Anda tidak perlu menghadapi resiko tersebut. Seperti apa? Cek selengkapnya berikut.
Resiko Jual Emas Tanpa Surat
1. Harga Jual Menurun
Tanpa adanya surat atau sertifikat emas, maka tidak ada jaminan keaslian dan kadar untuk emas tersebut. Hal ini membuat toko perlu melakukan pengecekan ulang terhadap emas yang ingin Anda jual, guna memastikan apakah emas murni atau campuran.
Yang mana pengecekan ulang untuk memastikan kadar emas tentunya membutuhkan biaya dan waktu verifikasi. Biaya ini akan dibebankan kepada Anda selaku penjual. Inilah yang membuat harga jual emas tanpa surat menjadi lebih rendah.
Harga yang diberikan tentunya akan jauh di bawah harga pasar, karena pembeli akan menanggung resiko keaslian dan kualitas. Apalagi emas yang sudah dibeli tanpa surat ini nantinya akan lebih sulit dipasarkan ke pembeli lain yang mencari legalitas. Sebab surat emas merupakan dokumen legal layaknya STNK untuk kendaraan, jadi tanpanya kepemilikan emas tidak terjamin.
2. Potongan Harga Besar
Selain karena biaya pengecekan ulang terhadap emas, toko biasanya menerapkan potongan harga yang besar jika Anda menjual emas tanpa sertifikat. Tidak tanggung-tanggung, banyak toko yang mengenakan potongan sekitar 10-25%, bahkan bisa lebih tergantung kebijakan masing-masing toko.
Adanya potongan tersebut tentu bisa membuat Anda rugi. Karena bisa saja setelah dipotong, harganya ternyata tidak jauh atau mungkin sama dengan harga saat Anda membeli emas tersebut. Dengan kata lain, Anda tidak akan mendapat keuntungan dari investasi jual beli emas.
3. Kecurigaan Pencurian
Secara hukum, menjual emas tanpa adanya surat memang sah, terutama jika Anda menjualnya ke tempat yang mau melakukan pengecekan ulang seperti Pegadaian atau Galeri24.
Akan tetapi, proses verifikasi mungkin sedikit rumit. Dan jika Anda salah memilih tempat jual emas tanpa surat, mungkin bisa saja timbul kecurigaan pencurian yang dapat memicu laporan ke pihak berwajib untuk verifikasi asal-usul.
Laporan ke pihak berwajib seperti itu bukan hal yang berlebihan, mengingat bahwa surat berfungsi sebagai bukti legalitas kepemilikan. Tanpanya, Anda lebih rentan dituduh melakukan transaksi ilegal.
4. Penolakan Transaksi
Lebih parah lagi, risiko menjual emas tanpa sertifikat adalah penolakan transaksi. Itu karena banyak tempat resmi tidak menerima penjualan emas tanpa ada surat untuk menghindari resiko hukum.
Mereka juga tidak mau repot-repot melakukan verifikasi yang memakan biaya dan waktu, sehingga lebih praktis untuk menghindarinya. Alhasil Anda pun tidak bisa menjual emas yang dimiliki ke tempat resmi untuk mendapatkan harga terbaik.
Solusi Investasi Emas Antam Bersertifikat
Supaya terhindar dari berbagai resiko jual emas tanpa surat, emas Antam dapat menjadi solusi untuk investasi emas. Emas Antam sudah pasti bersertifikat dari pabriknya. Apalagi sejak tahun 2018, produksi emas Antam hadir dengan kemasan baru yang disebut LM Certi (CertiCard).
Berbeda dengan Antam retro kemasan lama, logam mulia dengan kemasan baru tersebut menghadirkan teknologi modern bernama CertiEye. Teknologi CertiEye memungkinkan sertifikat keaslian emas menyatu dan tercetak langsung pada kemasan plastik yang tersegel.
Jadi surat sebagai tanda legalitas emas tidak lagi terpisah sebagai kertas, sehingga dapat menjamin keamanan serta keaslian produk. Terlebih ada QR Code untuk verifikasi digital melalui aplikasi.
Dengan begitu, Anda tidak usah khawatir membeli emas palsu atau sertifikat emas hilang karena lupa meletakkannya di mana. Alhasil resiko-resiko jual emas tanpa sertifikat seperti di atas pun tidak perlu Anda alami.
Baca Juga: Bingung Mau Jual Cincin Emas Tanpa Surat? Simak Tipsnya Di Sini!
Keunggulan Emas Antam
1. Kadar Kemurnian Emas
Dari sertifikat resminya yang menggunakan teknologi CertiEye seperti telah dijelaskan, emas Antam dapat terjamin keasliannya dengan kadar kemurnian emas tinggi. Adapun kadar logam mulia ini yaitu 99,99% atau setara 24 karat, ditandai dengan kode 999.9.
Kadar kemurnian tersebut adalah kualitas tertinggi tanpa adanya campuran logam lain yang signifikan. Karena termasuk emas murni yang merupakan unsur kimia stabil, kadar kemurnian emas Antam secara alami tidak bisa menurun sehingga sangat ideal untuk investasi jangka panjang.
2. Standar Internasional
Kemurnian 99,99% dan legalitas emas Antam bukan hanya klaim tanpa dasar, karena itu sudah diakui secara internasional. Hal ini menjadi salah satu keunggulan emas Antam, karena memiliki sertifikasi dari LBMA (London Bullion Market Association), yang merupakan standar tertinggi untuk produk logam mulia dunia.
Berkat standarnya tersebut, maka Anda bisa memperjual belikan emas Antam secara internasional dengan mengikuti harga pasar setempat. Ini tentunya memberikan fleksibilitas bagi investor yang sering bepergian ke luar negeri.
3. Aset Safe Haven
Emas Antam sangat cocok untuk investasi jangka panjang karena sifatnya sebagai aset safe haven. Itu adalah kemampuan mempertahankan atau meningkatkan nilainya di tengah ketidakstabilan ekonomi, seperti inflasi, geopolitik, krisis, dan lain sebagainya.
Contohnya saat harga barang naik akibat inflasi yang membuat nilai uang menurun, harga emas cenderung ikut naik. Jadi nilai emas tidak akan tergerus oleh laju inflasi. Dengan nilainya yang tetap riil, emas Antam dapat menjadi lindung nilai jangka panjang.
4. Likuiditas Tinggi
Dengan diakui secara luas, bahkan di taraf internasional, emas Antam memiliki likuiditas yang sangat tinggi. Anda bisa mencairkannya menjadi uang tunai di berbagai tempat sehingga bisa dijual di mana saja dan kapan saja tanpa kesulitan. Jadi selain dapat dimanfaatkan sebagai investasi, emas Antam juga cocok untuk dana darurat.
5. Tidak Dikenakan PPN
Membeli emas Antam sebagai konsumen akhir tidak dikenai PPN. Ini merupakan salah satu keunggulannya karena bisa mengurangi biaya awal investasi, sehingga membuat harganya pun menjadi lebih terjangkau. Dan karena tidak ada PPN yang perlu dibayar di awal, maka ada potensi keuntungan bersih yang lebih besar saat Anda menjualnya kembali.
AntarEmas: Solusi Jual Beli Emas Antam
Kesimpulannya, emas Antam bisa menjadi solusi investasi emas tanpa adanya resiko jual emas tanpa surat. Dan Anda bisa beli emas Antam di tempat terpercaya seperti AntarEmas. Menawarkan beli emas Antam COD syariah, AntarEmas memungkinkan Anda membayar secara tunai saat emas dalam bentuk fisik diantarkan ke lokasi.
Jadi metode pembelian dari tangan ke tangan tersebut akan menjamin prosesnya dilakukan sesuai prinsip syariah. Metode ini juga akan memberikan rasa aman karena Anda bisa melakukan verifikasi fisik sebelum membayar emas yang dibeli.
Sehingga Anda memperoleh jaminan asli dari produk Antam bersertifikat, sekaligus mengurangi risiko penipuan dan berbagai masalah lainnya dari pembayaran di muka. Bagaimana, tidak perlu lagi menghadapi resiko jual emas tanpa surat bukan? Jadi, yuk segera hubungi Customer Relationship AntarEmas sekarang juga.





