Indonesia sangat kaya akan sumber daya mineral dan batubara (minerba), yang menjadikannya sebagai salah satu produsen serta eksportir utama untuk berbagai komoditas tambang berharga di kancah global. Bahkan Indonesia masuk 10 besar negara penghasil emas terbesar di dunia.
Itu karena Indonesia memang memiliki banyak tambang emas, yang mana salah satu tambang emas terbesar di dunia juga dapat ditemukan di dalam negeri. Adapun bentuk emas di dalam tambang tersebut sangat bervariasi, seperti bijih mineral yang bercampur dengan batuan lain. Lantas, bagaimana proses penambangan emas hingga bisa sampai ke tangan konsumen? Yuk cari tahu!
Baca Juga: Di Balik Kilau Perhiasanmu: Proses Penambangan Emas Modern
Asal Muasal Tambang Emas
Asal muasal tambang emas berkaitan erat dengan geologi atau proses alami pembentukan batuan dan mineral di Bumi. Proses geologi luar angkasa seperti ledakan bintang raksasa atau supernova dan tabrakan bintang neutron, membawa elemen berat ke seluruh alam semesta termasuk Bumi.
Sebagian elemen emas tersebut terperangkap di inti Bumi saat Bumi terbentuk. Melalui aktivitas magma dan fluida hidrotermal yang mampu mentransfer materi serta energi dari interior planet ke permukaan, elemen emas tadi kemudian terkonsentrasi di kerak bumi.
Setelah elemen emas berada di kerak bumi, emas tersebut akan mengalami berbagai proses geologis yang mampu membuat elemen emas mengendap dan mengeras, hingga membentuk urat serta kristal emas dalam batuan.
Karena emas cenderung stabil secara kimia sehingga tidak mudah bereaksi dengan elemen lain, emas terakumulasi di lokasi tertentu dan akhirnya bisa ditemukan dan ditambang oleh manusia.
Sejarah Emas Sebagai Produk Tambang Resmi
Gagasan asal usul emas di atas merupakan fakta ilmiah yang didukung dengan bukti kuat yang dilakukan oleh para peneliti. Meski begitu, tidak ada satu orang pun yang diketahui sebagai penemu emas pertama kali.
Namun, konon emas telah menjadi produk tambang resmi dan sangat terorganisir yang dikendalikan oleh negara sejak peradaban Mesir kuno. Penggunaan dan distribusinya diatur secara ketat sehingga emas menjadi tulang punggung perekonomian Mesir kuno.
Lalu sekitar 600 SM, kerajaan di Turki menggunakan koin emas sebagai alat pembayaran resmi sehingga mempopulerkannya sebagai standar nilai. Seiring berjalannya waktu, emas menyebar melalui jalur perdagangan secara global.
Di Indonesia sendiri, perkembangan emas dimulai ribuan tahun lalu oleh imigran Tiongkok yang melakukan penambangan tradisional. Namun eksplorasi emas di tanah air mulai lebih serius dilakukan pada era kolonial Belanda sejak abad ke-19 di Lebong (Sumatera) dan Cikotok (Banten), yang menjadi cikal bakal PT Antam.
Perkembangan Tambang Emas di Indonesia
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, perkembangan emas di Indonesia sudah dimulai sejak ribuan tahun yang lalu. Namun perkembangannya menjadi lebih pesat sejak kedatangan Belanda.
Mengingat bahwa Belanda datang didorong oleh motif ekonomi dan politik klasik kolonialisme, maka emas sebagai komoditas berharga yang bisa dieksploitasi tentu menjadi pilihan ideal untuk memperoleh keuntungan besar.
Alhasil setidaknya ada puluhan perusahaan eksplorasi dan eksploitasi emas beroperasi pada era kolonial Belanda. Namun pasca-kemerdekaan, Indonesia memiliki keinginan untuk mencapai kedaulatan ekonomi secara penuh. Hal ini menyebabkan dilakukannya nasionalisasi perusahaan pertambangan Belanda di dalam negeri.
Perusahaan-perusahaan tambang milik Belanda yang dinasionalisasi ini dikelola di bawah BUPTAN (Badan Urusan Perusahaan-perusahaan Tambang Negara), kemudian dilebur menjadi PN (Perusahaan Negara) Aneka Tambang yang sekarang dikenal sebagai PT Antam Tbk.
Namanya berubah menjadi PT Aneka Tambang (Antam) karena perubahan status hukum menjadi Perseroan Terbatas (PT), untuk beradaptasi menjadi entitas bisnis yang lebih profesional. Setelah itu, PT Antam menjadi bagian dari MIND ID (holding BUMN pertambangan), menandai pengelolaan negara atas sumber daya emas melalui beberapa mekanisme utama.
Sertifikasi Logam Mulia PT Antam
Melalui unit bisnisnya, Logam Mulia, PT Antam sebagai salah satu perusahaan tambang emas terbesar di Indonesia sudah memproduksi emas batangan sejak lama. Produk yang paling populer tidak lain yaitu emas batangan (Logam Mulia), yang dikenal pula dengan merek Antam LM.
Emas Antam tersebut tersedia dalam gramasi beragam dengan kemurnian 99.99% atau 24 karat. Dengan kata lain, emas ini punya kemurnian yang sangat tinggi. Itu menunjukkan bahwa dalam 10.000 bagian dari emas, 9.999 bagiannya merupakan emas murni sehingga hanya 1 bagian saja yang merupakan unsur lain.
Satu bagian tersebut biasanya jumlah jejak elemen lain yang tidak disengaja atau kotoran yang sangat minim. Singkatnya, emas Antam 99.99% atau 24K adalah emas murni tanpa adanya logam campuran signifikan yang dapat mengurangi nilai intrinsiknya.
Jaminan keaslian dan kemurnian emas Antam ini dibuktikan lewat sertifikasi internasional LBMA (London Bullion Market Association). Yang mana PT Antam melalui Logam Mulia menjadi satu-satunya produsen emas batangan di Indonesia yang mempunyai sertifikat internasional tersebut.
Itu membuat emas Antam diakui secara global dan bisa diperjualbelikan di pasar internasional. Apalagi setiap emas Antam memiliki nomor seri unik dengan fitur CertiCard yang membuat sertifikat menyatu dengan emas, jadi keaslian produk selalu dapat dipastikan ketika dibutuhkan.
Emas Antam untuk Kebutuhan Investasi
Karena merupakan emas murni, emas Antam sangat cocok untuk keperluan investasi. Nilai intrinsiknya tidak berkurang, yang berarti Anda bisa menjualnya kembali dengan harga yang sepadan.
Bahkan nilai emas cenderung naik seiring waktu, sehingga membuatnya memberi keuntungan untuk investasi jangka panjang. Apalagi emas berbentuk batangan seperti ini sering kali hanya dihargai berdasarkan berat dan harga pasar emas saat itu, berbeda dengan perhiasan emas yang punya komponen biaya pembuatan sehingga bisa hilang saat dijual.
Lalu dengan sertifikasi internasional, emas Antam memiliki likuiditas tinggi yang memungkinkan Anda dapat menjualnya kembali di seluruh dunia. Mengingat bahwa emas secara historis dikenal sebagai aset safe haven yang efektif terhadap inflasi, maka emas Antam dengan sifat likuiditas tinggi ini tentunya dapat menjadi pilihan ideal untuk investasi.
Terutama bagi Anda investor pemula, karena risiko investasi emas relatif kecil. Ini tidak seperti saham yang nilainya tidak stabil, sehingga Anda tidak perlu khawatir apabila tiba-tiba merugi karena nilainya yang tiba-tiba menurun drastis.
AntarEmas: Cara Mudah Dapatkan Emas Antam Bersertifikat
Tertarik berinvestasi di emas Antam? Tambang emas Antam yang banyak memungkin produk Logam Mulia ini dibeli dengan mudah. Salah satunya yaitu melalui layanan AntarEmas.
AntarEmas menyediakan produk emas Antam asli bersertifikat yang bisa Anda cek secara langsung. Itu karena terdapat fasilitas pembelian COD yang bisa dinikmati. Jadi Anda hanya perlu menunggu di rumah dan emas akan dikirim ke alamat yang tertulis. Nantinya Anda bisa membayar setelah mengecek keaslian produk.
Selain memperkecil potensi penipuan yang dapat menyebabkan kerugian, metode pembayaran dengan COD bisa memastikan emas yang Anda beli merupakan produk halal untuk investasi. Anda pun bisa menjualnya kembali emas di AntarEmas dengan metode sama sehingga lebih aman. Jadi, yuk beli emas Antam resmi di AntarEmas sekarang!





