Menguji kadar emas pada suatu produk dapat dilakukan dengan berbagai cara. Guna mendapatkan hasil yang akurat, Anda bisa menggunakan alat pengukur kepadatan khusus hingga mesin XRF untuk uji keaslian emas yang lebih detail. Sayangnya, tidak semua orang tentu memiliki alat-alat tersebut.
Padahal di lain sisi, penipuan emas sangat marak terjadi di sekitar. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui cara membedakan emas asli dan palsu secara manual demi keamanan transaksi. Berikut simak tipsnya.
Baca Juga: 10 Ciri-Ciri Emas Asli yang Wajib Anda Tahu! Beli Emas Antam Bersertifikat Resmi COD di Antaremas
Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu Secara Manual
1. Uji Magnet
Cara cek emas asli atau tidak yang pertama yaitu dengan uji magnet. Ini adalah metode sederhana yang bisa Anda lakukan secara manual. Caranya yaitu hanya cukup mendekatkan magnet ke arah emas.
Karena emas asli bersifat non-magnetik, maka emas tersebut tidak akan tertarik oleh magnet. Sebaliknya, emas palsu yang memiliki campuran logam tinggi seperti nikel atau besi akan ditarik dan menempel pada magnet karena logam-logam tersebut punya sifat magnetik.
Meski begitu, cara satu ini punya keterbatasan. Sebab emas palsu juga ada yang dicampur dengan logam seperti aluminium atau platinum, yang mana kedua logam ini bersifat non-magnetik. Dengan kata lain, emas tidak akan tertarik oleh magnet meskipun produk tersebut ternyata bukan emas asli.
2. Melalui Suara Dering
Tes emas secara manual berikutnya yaitu melalui suara dering atau biasa disebut pula dengan istilah ping test. Caranya sangat mudah, karena yang perlu Anda lakukan hanya mengetuk atau menjatuhkan benda emas yang ingin diuji keasliannya.
Emas asli memiliki struktur yang padat sehingga memungkinkan getaran akustik merambah dengan baik. Jadi saat diketuk atau dijatuhkan, maka menghasilkan resonansi yang panjang dan jelas. Anda bisa mendengar suara ‘ping’ yang jelas, nadanya bahkan cukup tinggi seperti sebuah lonceng kecil.
Itu berbeda dengan emas palsu atau emas yang memiliki campuran logam tinggi. Karena kepadatannya berbeda, maka suara yang dihasilkan cenderung pendek, tumpul, dan tidak sejelas emas murni. Untuk membedakan kedua suara tersebut, pastikan Anda menjatuhkannya ke permukaan keras seperti logam atau keramik.
3. Tes Densitas Emas
Cara membedakan emas asli dan palsu secara manual berikutnya dengan tes densitas emas. Densitas adalah massa jenis, ukuran seberapa banyak massa yang terkandung dalam setiap satuan volume sebuah benda. Ini bisa menunjukkan seberapa padat atau rapat partikel yang menyusunnya. Jadi emas murni memiliki densitas yang sangat tinggi, pasalnya setiap atom emas itu berat dan atom-atom tersebut tersusun rapat dalam struktur kristal.
Emas 24K murni sendiri memiliki densitas 19.3 g/mL. Untuk mendapatkan ukuran tersebut, Anda bisa menggunakan timbangan dan gelas ukur yang presisi. Timbang emas terlebih dahulu menggunakan timbangan digital untuk mendapatkan massanya. Setelah itu, isi gelas dengan air dan catat volume awalnya.
Anda bisa mengukur volume emas dengan menenggelamkan emas ke dalam air tadi, sehingga volume pergeseran air yang diperoleh adalah volume emas. Dari sini, Anda bisa menghitung densitas dari membagi massa dengan volume. Jika hasilnya mendekati 19.3 g/mL, maka semakin murni kandungan emasnya.
Cara ini mungkin sedikit lebih rumit dari dua cara sebelumnya, tapi hasilnya lebih akurat. Apabila ingin uji densitas yang lebih sederhana, Anda cukup melihat seberapa cepat emas tenggelam dalam air. Karena densitas emas tinggi, maka emas asli akan tenggelam dengan cepat di air.
4. Uji Gigitan
Cara manual lainnya yang bisa dilakukan untuk mengetahui apakah emas asli atau tidak yaitu dengan uji gigitan. Uji gigitan seperti ini seharusnya sudah sangat familiar untuk masyarakat.
Pasalnya para atlet biasanya memiliki tradisi gigit medali saat menjadi juara Olimpiade. Gaya tersebut tidak sekadar memiliki nilai fotografi, tapi juga menjadi simbolisme emas murni. Sebab pada zaman dahulu, medali emas Olimpiade terbuat dari emas murni.
Emas murni tersebut sifatnya lunak karena tidak adanya logam penguat, sehingga tindakan menggigitnya hingga meninggalkan bekas menjadi simbol untuk mengklaim emas yang didapatkan.
Anda pun dapat melakukan metode klasik yang sama untuk mengecek keaslian emas yang dimiliki. Gigit perlahan di bagian pinggir atau sudut emas, nanti emas asli akan meninggalkan bekas gigitan yang jelas, sedangkan emas palsu meninggalkan bekas sangat dangkal atau bahkan tidak meninggalkan bekas gigitan sama sekali karena lebih keras.
Tapi perlu diingat bahwa cara membedakan emas asli dan palsu secara manual seperti ini kurang disarankan. Itu karena emas batangan Antam yang asli bersertifikat, sehingga bekas gigitan dikhawatirkan dapat merusak kemasan dan memengaruhi nilai jualnya.
5. Tes Bau
Tanpa perlu merusak bentuk emas, Anda bisa melakukan tes bau untuk menguji emas asli. Emas murni yang asli umumnya tidak memiliki bau amis karena tidak mengandung campuran logam sama sekali.
Jadi logam memang mempunyai bau yang khas seperti bau amis atau karat. Bau tersebut sangat mudah tercium bahkan dalam jumlah kecil, terutama saat Anda menyentuhnya karena senyawanya bereaksi di kulit. Sehingga semakin banyak campuran logam pada emas, maka baunya juga akan semakin kuat.
6. Sertifikat Resmi
Cara membedakan emas asli dan palsu secara manual yang paling aman serta praktis yaitu melalui sertifikat resmi. Untuk emas Antam, Anda tidak perlu khawatir sertifikatnya dipalsukan.
Sebab emas Antam sudah memiliki inovasi keamanan yang memanfaatkan teknologi CertiEye, dimana sertifikatnya menyatu langsung dengan kemasan emas yang disebut CertiCard.
Sertifikat tersebut sudah dilengkapi dengan QR Code unik yang terhubung langsung ke database Antam. Jadi sifatnya seperti sidik jari digital untuk setiap keping emas, membuatnya sulit dipalsukan.
Anda bisa menggunakan aplikasi resmi CertiEye yang tersedia di Google Play Store dan App Store untuk memindai QR Code emas Antam. Pastikan segel kemasan rapi dan masih utuh saat Anda memindainya untuk memastikan keaslian emas. Jika emas asli, aplikasi akan menampilkan logo Antam Logam Mulia dengan detail nomor serinya, yang lengkap disertai tulisan ‘AUTHENTICATED’.
Selain itu, sertifikat emas Antam memiliki watermark logo atau simbol yang terlihat jelas jika diterawang di bawah sinar UV. Itu adalah fitur keamanan tersembunyi pada sertifikat kertasnya.
AntarEmas: Beli Emas Antam Asli Bersertifikat
Setelah mengetahui cara membedakan emas asli dan palsu secara manual, cara paling mudah adalah dengan membeli emas bersertifikat dari seller terpercaya. Dalam hal ini, Anda bisa beli emas Antam murni bersertifikat di AntarEmas untuk investasi.
AntarEmas merupakan seller terpercaya yang memungkinkan Anda beli emas Antam asli COD. Dibuktikan dengan sertifikat yang dapat dicek secara langsung lewat fasilitas Cash on Delivery, Anda tidak perlu khawatir dengan adanya indikasi penipuan.
Jadi pembayaran akan dilakukan saat Anda menerima barang dan selesai mengecek keasliannya. Seperti yang telah disebutkan, Anda dapat mengecek melalui kemasan khusus CertiCard yang mengintegrasikan sertifikat ke emas hingga watermark yang terlihat jelas di bawah sinar UV.
Selain aman, metode seperti ini memastikan transaksi emas dilakukan sesuai syariah sehingga cocok bagi Muslimin dan Muslimah yang ingin berinvestasi. Yuk, segera hubungi Customer Relationship AntarEmas sekarang untuk mendapatkan emas Antam bersertifikat.





